Kamis, 07 Agustus 2014

Benarkah? Ibu Rumah Tangga Paling Sukses Berbisnis Online?




Menurut  Ketua Dewan Pengawas Asosiasi E-commerce William Tanuwijaya bahwa ibu rumah tangga adalah kalangan yang paling potensial dalam bisnis online.mengapa demikian?
Menurut riset yang dilakukan oleh berbagai lembaga e-commerce internasional, sedikitnya ada 6 alasan mengapa ibu rumah tangga adalah kalangan yang paling sukses menjalankan bisnis online.
  1. Pada dasarnya,  perempuan suka berbelanja.
Fakta bahwa kaum perempuan hobi berbelanja membuat para ibu rumah tangga yang berbisnis online mengetahui apa yang diinginkan oleh konsumen. Pihak yang paling paham tentang apa yang dibutuhkan oleh konsumen adalah si pembeli itu sendiri. Karena senang berbelanja–alias senang menjadi bagian dari konsumen–kaum perempuan memahami dengan seksama apa yang dicari pembeli saat berbelanja. Pengetahuan mengenai apa yang diinginkan konsumen “diterjemahkan” dalam produk-produk yang dijual oleh toko online milik ibu rumah tangga tersebut. Tak heran, produk di toko online miliki ibu rumah tangga memiliki angka penjualan yang tinggi sebab mampu memenuhi kebutuhan pembeli.
Faktanya,
60% transaksi online di seluruh dunia melibatkan ibu rumah tangga, baik sebagai pembeli maupun penjual online.
  1. Fleksibilitas waktu untuk berbisnis
Perempuan yang sudah menikah seringkali mengeluh bahwa pekerjaan rumah tangga sesungguhnya lebih berat daripada pekerjaan di kantor. Mengurus tetek-bengek di rumahnya dan merawat anak menyita waktu ibu rumah tangga selama 24 jam per hari. Jika dilihat secara sekilas, ibu rumah tangga memang terkesan lebih sibuk dibanding wanita karir yang jam kerjanya dibatasi oleh jam operasional kantor.
Meskipun demikian, ibu rumah tangga yang menggunakan jasa pembantu rumah tangga akan memiliki waktu luang yang banyak. Dalam hal merawat anak, ibu rumah tangga pun juga akan memiliki waktu kosong ketika si anak telah mandiri, minimal telah bersekolah di jenjang SD. Praktis, waktu luang yang dimiliki ibu rumah tangga pun menjadi banyak.
Keleluasaan waktu luang ini membuat para ibu rumah tangga menjadi fleksibel dalam berbisnis. Mereka siap menanggapi setiap pesanan, kapanpun pembeli tertarik berbelanja di toko online-nya. Fleksibilitas waktu berbisnis juga membuat ibu rumah tangga bebas menentukan kapan waktu untuk bekerja dan kapan waktu untuk bersantai.
Faktanya,
Per hari, 13 jam waktu yang dimiliki ibu rumah tangga dihabiskan untuk berselancar di toko online, baik sebagai pembeli maupun penjual.
  1. Hiburan di media televisi tidak menghibur dan menjenuhkan
Di Indonesia, stasiun televisi sekarang kebanyakan menyuguhkan acara-acara yang tidak membangun/murahan seperti’ sinetron-sinetron murahan yang mengesampingkan faktor kualitas tayangan. Di satu sisi, tayangan semacam ini memang digemari oleh sebagian khalayak. Namun, ada kalangan tertentu yang jenuh dengan suguhan-suguhan berkualitas rendah yang ditampilkan di media.
Kalangan yang merasa jengah ini—sebagian besar berasal dari kalangan ibu rumah tangga—kemudian mencari alternatif lain untuk mengisi waktu luangnya, salah satunya dengan berbisnis online. Daripada menonton acara televisi yang tidak mendidik, ibu rumah tangga lebih memilih memikirkan cara untuk memperoleh penghasilan tambahan bagi keluarganya.
Faktanya,
Jika diminta membuang satu perangkat digital yang dimilikinya, 58% ibu rumah tangga akan menyingkirkan televisi. Hanya 11% ibu rumah tangga yang akan menyingkirkan laptop-nya.
  1. Insting bergunjing
Sama seperti kegemaran berbelanja, bergunjing atau bergosip adalah naluri seorang perempuan. Insting untuk menyebarluaskan sebuah informasi, terlepas dari apakah informasi tersebut benar atau tidak, terdapat dalam diri kaum perempuan. Uniknya, insting menyebarluaskan informasi ini membawa dampak positif bagi bisnis online.
Ibu rumah tangga yang berbisnis online tidak akan ragu atau malu menyebarluaskan informasi bahwa toko onlinenya sedang mengadakan promo. Dengan insting bergunjing yang dimilikinya, ia akan menyebarluaskan info terbaru dari toko online-nya kepada sebanyak-banyaknya relasi. Terbukti, insting bergunjing dan menyebarluaskan informasi ini memperluas koneksi bisnis sehingga membantu ibu rumah tangga untuk menaikkan angka penjualan di toko online.
Faktanya,
Baik sebagai pembeli maupun penjual, 92% ibu rumah tangga akan meneruskan informasi tentang potongan harga atau promo lainnya kepada orang lain yang dikenalnya ataupun tidak.
  1. Ibu rumah tangga: pengambil keputusan saat berbelanja
Berbelanja bulanan termasuk ke dalam salah satu job desc ibu rumah tangga. Tidak hanya keperluan-keperluan bulanan, ibu rumah tangga juga berbelanja kebutuhan anggota keluarga lainnya.
Pada banyak kasus, ibu rumah tangga merasa tahu apa yang terbaik bagi kebutuhan anggota keluarganya. Sebagai contoh, ibu rumah tangga tahu merek pakaian paling bagus untuk suaminya, merek sereal terbaik untuk anak-anaknya, dan merek-merek terbaik kebutuhan pokok lainnya. Dengan kata lain, ibu rumah tangga bertindak sebagai pengambil keputusan saat berbelanja.
Apapun jenis usaha yang dijalankan oleh seorang ibu rumah tangga, ia pastinya merasa bahwa produk yang dijualnya adalah produk yang terbaik. Karena menjual produk terbaik, ibu rumah tangga akan menggunakan produk yang dijualnya sendiri untuk memenuhi kebutuhan anggota keluarga lainnya. Tak jarang, seorang ibu rumah tangga membeli sendiri dagangannya untuk dikonsumsi oleh suami atau anak-anaknya.
Lebih dari itu, ibu rumah tangga juga akan menawarkan dagangan kepada sanak saudara lainnya. Banyaknya pembelian produk dari keluarga inti dan keluarga besarnya sendiri memberikan dampak yang signifikan bagi angka penjualan produk di toko online milik ibu rumah tangga.
Faktanya,
75% ibu rumah tangga menganggap dirinya tahu yang terbaik bagi kebutuhan keluarganya. Mereka “menobatkan” dirinya sendiri sebagai si pengambil keputusan saat berbelanja.
  1. Menjual produk terpopuler dalam bisnis online
Sebagian besar penjual produk fesyen adalah kaum perempuan dan ibu rumah tangga. Produk fesyen yang feminim cocok dengan sifat dasar perempuan. Oleh karenanya, banyak produk fesyen dijual oleh ibu rumah tangga.
Yang menarik, produk fesyen termasuk ke dalam produk best seller dalam bisnis online, bahkan hingga pasar internasional. Berkaca pada fakta tersebut, tak heran jika ibu rumah tangga yang berbisnis produk fesyen memiliki angka penjualan yang tinggi.
Faktanya,
36% pembeli online mencari produk fesyen. Produk fesyen menempati urutan kedua dalam daftar produk terpopuler yang dicari pembeli online. Produk terpopuler yang berada di urutan pertama adalah buku.

Sumber data: She-Economy, Ms Smith Marketing, StartUpNation, Clickz, Inc.com, Girlpower Marketing, Catalyst, Forbes.

Rabu, 02 Juli 2014



USAHA SAMPINGAN YANG TEPAT BAGI KARYAWAN

 Jogja 3 Juli 2014

Masih muda dan gesit, tentu moment yang harus kita manfaatkan semaksimal mungkin selagi kita masih kuat dan langkah-langkah kita  juga masih luas. Nah terkhusus bagi karyawan muda, ini waktu nya bisa menambah pendapatan/ penghasilan selain dari pendapatan kita perbulan dari pekerjaan utama kita. Jangan bingung ketika penghasilan dari bisnis sampingan anda bisa lebih besar dari penghasilan utama anda. Bisnis apa saja yang bisa menjadi bisnis sampingan bagi karyawan yang setiap hari bekerja? Yaitu:

1.   Bisnis Kursus
Bisnis sampingan karyawan yang ini lebih khusus bagi mereka yang mempunyai keahlian khusus. Misalnya bila pandai di bidang IT, dapat membuka kursus komputer. Bila pandai bahasa inggris dapat membuka kursus Bahasa Inggris. Jika anda piawai bermain gitar, nah bisa juga mengajar bermain gitar, jika anda suka masak-memasak, bisa juga membuat kursus memasak. Memang bisnis sampingan ini, kita harus menyediakan waktu tambahan setelah selesai melaksanakan perkerjaan pokok.

2.   Membuat Website/Blog ( Web Developer)
Bisnis ini merupakan salah satu bisnis yang memiliki potensi menambah penghasilan yang cukup menjanjikan, karena saat ini semakin banyak pelaku bisnis, perorangan ataupun komunitas-komunitas yang ingin memiliki website atau blog tetapi tidak memiliki keahlian untuk membuatnya. Nah tentu ini merupakan peluang dan kesempatan bagi anda yang memiliki keahlian untuk membuatnya. Berdasarkan informasi yang saya dapatkan, untuk jasa membuat suatu website sangat beragam yaitu mulai dari Rp. 1.000.000,- sampai ratusan juta rupiah/ website.

3.   Membuat Kue
Jika anda memiliki Hobby dan kemampuan memasak makanan/ kue, selain bisnis kursus seperti diatas tadi, anda juga bisa masuk kebisnis makanan tanpa perlu memiliki restoran. Keterampilan anda membuat kue dan aneka cookies merupakan bakat yang bisa menghasilkan uang. Mulailah memasarkan kue-kue anda melalui media sosial, brosur, dan iklan melalui teman-teman dan bisa menerima kue pesanan. Dengan melengkapi dokumentasi foto-foto agar lebih menarik. Memang sebagai karyawan waktu anda hanya bisa setelah pulang kerja ataupun sebelum bekerja, dan di harapkan anda bisa menggunakan karyawan untuk membantu anda menjalankan bisnis sampingan ini.

4.   Jualan pulsa
Bisnis jual pulsa merupakan bisnis yang bisa diharapkan menambah penghasilan bagi karyawan. Walau harus menyediakan modal namun Kemudahan yang di berikan dengan bisnis pulsa ini bisa dilakukan dengan handphone dan bisa dilakukan saat sedang bekerja di kantor dan ditawarkan kepada teman-teman sekantor. 

5.   Bisnis online
Bisnis online merupakan bisnis yang lebih dianjurkan kepada karyawan untuk menambah penghasilannya, karena berbisnis online ini bisa memberikan penghasilan yang lebih menjanjikan/menguntungkan. Namun kita harus bisa memilah jenis bisnis online yang seperti apa yang bisa membantu. Dan juga yang perlu sangat di perhatikan bahwa banyak selama ini bisnis online yang menawarkan kepada karyawan untuk berbisnis online, Cuma tidak di barengi dengan sistem IT yang memudahkan, sehingga bisnis yang diharapkan bisa membantu penghasilan bahkan menjadi penghambat pekerjaan utama. Melakukan bisnis online yang dianjurkan bagi karyawan yaitu bisnis online yang memiliki kriteria tidak mengganggu pekerjaan pokok dalam pengertian tidak merepotkan yang bisa menghabiskan waktu untuk meladeni konsumen saat bekerja, tidak perlu menyediakan bahan stock produk yang akan di jual, tidak direpotkan dengan proses pengiriman dan packing barang, dan tidak di sibukan dengan selalu komunikasi dengan konsumen masalah status barang, pengiriman. Dan mengharapkan pendapatan(penghasilan) yang lebih.
Apakah ada bisnis online yang seideal itu bagi seorang karyawan  ?
Selama ini sudah banyak sistem bisnis online namun tidak ada yang seperti itu, masih banyak permasalahan-permasalahan seorang karyawan yang ingin berbisnis online yang  belum teratasi dalam binsnis online selama ini, sehingga inilah yang masih membuat seorang karyawan enggan melakukan bisnis online.
Namun sekarang Ada sebuah sistem yang sedang dikembangkan oleh telkom indonesia bersama team indigo incubator telkom di jogja digital valley yang bernama www.warungrakyat.com dimana sistem ini menyediakan sebuah toko online pribadi bagi anda berupa website, sehingga anda tidak perlu repot untuk membuat website lagi. Selain itu anda bisa memilih produk apa saja yang akan anda mau jual, dan secara otomatis katalog produk ter update di website  Anda , sehingga tugas anda hanyalah menjual, dan memasarkannya, selebihnya urusan lain-lainya sudah ada yang mengurus, tinggal anda hanyalah melihat hasilnya di rekening anda, sistem ini juga bisa diakses melalui laptop melalui smartphone, mobile, HP. Untuk lebih jelasnya Jika anda tertarik! Anda bisa mengaksesnya di www.warungrakyat.com 
Itulah beberapa jenis bisnis sampingan yang bisa dilakukan oleh seorang karyawan untuk menambah penghasilan pokoknya. Jangan remehkan bisnis sampingan, banyak yang telah melakukan bisnis sampingan memiliki penghasilan lebih besar dari gaji pokoknya sebagai karyawan. Selagi masih muda, dan masih semangat kenapa tidak mencobanya.



 support by